#1MugBeras

Peduli Rokatenda

Senin, 16 Oktober 2017

TigaX30Hari - Poetry


aku pernah bercanda tentang sesuatu yang tidak ingin kulepas.
tapi secara sadar, aku merelakannya pergi.
pergi sejauh dia bisa, atau sejauh aku tidak bisa.

petualang seperti aku menanti- nantikan rumah bagi seorang. bukan dua orang,
meski dalam kepalaku, siapa saja boleh masuk.
kupersilakan maju.
kusediakan keset untuk membersihkan alas kakimu dari perjalanan jauh bersama orang lain,
yang meninggalkan luka.
marilah masuk kedalam hatiku, akan kuobati rasa sedihmu.
dan setelah kamu senang, jangan lupa untuk bilang terima kasih.
dan kusembunyikan alas kakimu di gudang belakang,
yang kuncinya kutelan di malam pertama kamu menginap.
berbulan - bulan lalu, selama ini.
agar kamu lupa. siapa yang mengijinkan kamu masuk, karna ini sudah terasa seperti rumah.
tugasku sudah selesai.




Minggu, 20 Agustus 2017

I Thought - Poetry

I thought we were dating. Since i kissed you after we both saying goodbye in the end of the block of my homestay.
Crushinh over someone that doesnt wanted to put status or title in your current mood is killing me. Dont you know that?
After i know that affection is another words of love and it sounds better to people like us. I trying to belief that star is not bright anymore and sky is never be black but it just my eyes are to blind to see the truth.
 
I was walking in the other day, wish that i could bring your hugs and kisses home again as my late night snack after a long tired day. But what i have is small cup of black coffee and i found its bitter for me to sip again after the weather outside changing from warm to cold as fuck.
I need you as my track to find a way back. And if you wont put title on it, i dont know if i belong here or not.
After crazy monday and cola lose his soda. I changed my meals from my table to the trash.
 
I was pouring the red wine while thinking about how over thinking i am thinking about something that i souldnt over think about and here i am, over thinking about you that i shouldnt over thinked about. And cut my way again cause i think we were dating cause i kiss you.
In other day, again. I saw you walking with earphone in. Jesus, too cute to ignored. but wait, im on my own fantasy.
 
Hey, but lets raise our glasses. I shouldnt regrets about the time that when you on top of the debate with me and you thought that you won but you are not cause hey. We dont have title. So, why i should care?
 
 

Sabtu, 25 Februari 2017

Lapar dan Sepi #Puisi

Kelaparan adalah jalan pulang seorang mati setelah tertawa atas leluconnya sendiri.

Kelaparan dari bentuk kesepian baru yang menciut jadi rasa sakit sekali. Serasa pupus harapan ingin segera mengakhiri saja hidup ini.

Kepada pembohong york bohong yang menamakan diri mereka sahabat. Kenapa selalu setuju atas jatuh perkataanku?

Oh iya aku lupa.
Sahabat adalah yang tau dimana kelemahanmu.
Yang tau dimana letak pisau di sudut dapur homestay murah meriah kemarin yang aku tinggali bersama dengan kekasih khayalanku.

Sudahlah,
Aku tidak ingin melakukan ini lagi.
Aku kelaparan, akan aku ambil pisau dari tangan sahabatku dan membunuh diri sendiri karna, aku kenyang dengan kenyataan bahwa kekasih khayalanku dibawa pergi dari geser kanan di aplikasi dating murahan.

Loh.
Jangan marah. Ini fakta.
Ketika mencintai dapat hadiah kesepian karna dia lebih dulu tidur setelah bercinta yang hebat.

Kelaparan aku melanda lambung kosong subuh jam 4pagi.
Kenapa bisa aku menatapnya jongkok berdiri dan tunduk lagi? Sedangkan semalam dia jadi setan.

Seharusnya dari celana jeansku yang ada di sudut ruangan dan braku yang menyempil di samping bantal peluknya mengajarkan bahwa kelaparan dan kesepian bisa jadi alasan untuk Membuat Sahabat dan kekasihku bisa tidur bersama setelah aku bercerita panjang tentang betapa gerah bisa jadi alasan untuk lengah.

Sepiku mencium lututku.
Dalam nama Bapa di surga, di tengah hari aku bercerita pada Tuhan Yesus dan Bunda Maria, kalau aku dan rasa sepiku menciptakan dosa baru.

Dan setelah selesai mendengar Kidung dari Sebelah kamar kami yang menghadap timur Pura. Jam 6 sore tepatnya,

Kekasihku menyelesaikan asap mengepul dari sampoerna batangan yang kubeli di kios depan, ia pamit karna kesepian dan kelaparanku sudah enggan ia terima.

Pulang ia bersama sahabatku dan pisau di dapur hilang. Aku mati Malam itu setelah menangis sampai subuh lagi. Rindu dia bersahadat bahwa aku adalah seluruh hidupnya. hidangan Tuhan yang berkenan ia santap setiap malam. Dan menagih pada Tuhan di setelah tangkup tangannya agar aku pergi dengan cara yang mudah.

Jatuh cinta pada siapa. Tapi bukan dia.




#SalamKetagihan



Kamis, 27 Oktober 2016

Darkness - #HeWantPeace #Poetry

Lelaki ku itu hebat.
Dia tidak memakiku karna menciumi leher pria lain. Atau memeluk Jiwa lain karna ia ingin damai dalam tidurnya.
Dia tidak ingin berurusan dengan masalah siapa yang aku tiduri malam ini.
Dia bilang. 'Dia Percaya Padaku.'
Aku bilang. 'Aku Tidak Percaya Siapapun.'
Adalah kenikmatan yang ditawarkan dari perjalanan penuh kehangatan menuju riak ramai orang-orang.
Mengabadikan musik dalam roll roll film habis memori kuota kita.
Aku dan Lelaki ku yang lain.
Adalah sendu yang mengganggu ketika kuketuk pintu kamarnya setelah memeluk dan menciumi bahu Lelaki lain dalam perjalanan pulang dan Lelaki ku masih menerimaku dalam lengannya.
Tidak ada apresiasi pasti setelah Lelaki ku bercerita tentang kehidupannya yang klasik. Mandi. Minum Kopi. Dan perasaan hendak matinya.
Aku bosan dengan cerita kalau Lelakiku membosankan.
Aku ingin cari baru.
Tapi kata sikut hitamku. Cukup saja Tiga.
Jangan ditambah lagi. Nanti aku tergeletak dan bisa mati patah hati.
Tidak sikutku. Lelaki ku telah terbiasa ku tipu. Jika karma menyentuh tulang belakangku. Itu balasanku. Aku tidak apa.
Bosan aku.
Tapi,
Ini adalah yang ingin kutanyakan.
Lelaki ku adalah orang baik yang tetap menerimaku setelah bibir dan pinggulku habis oleh lelaki yang lebih baik, ada apa ini?!
Dia ingin damai atau dia ingin aku pergi hanya lupa untuk membuatku bisa menerima semua permisi tanpa sakit lagi?
Tolong jawab aku,
Aku ingin bosan dan Damai lelaki ku terjawab setelah puisi ini aku sebarkan sebagai hina dalam ladang badanku.

Minggu, 15 Mei 2016

Di Dalam Nama

Perkenalkan.

nama saya 'kamu'.
diciptakan dari bait-bait kidung agung segelap malam dan sesunyi jurang-jurang kelam.
saya adalah kamu.


jangan khawatir.
saya adalah kamu, cermin dengan bingkai biru bertatap-tatapan penuh malu.


saya adalah kamu ketika bibir dilapisi gincu.
dengan itikhat baik menjual dada agar anak dari bapak tetangga sebelah dapat susu.
ketika yang saya tahu, ibu dan bapaknya sudah bosan di dalam rumah dan ingin makan di tempat pesta.


konyol.
saya adalah kamu, setelah mereka pulang dengan perut kenyang, dan kamu jua kenyang. Saya berjinjit-jinjit mendaki lewat fentilasi pulang. Dan meninggalkan jejak bukan hanya kenangan tapi juga tembok rumahmu yang baru saja dicat warna kelabu akhir desember lalu.


saya adalah kamu.
yang berdoa 'Aku Percaya'.
dan bernyanyi 'Anak Domba Allah Penghapus Dosa Dunia Berilah kami Damai'.
damai. Saya adalah kamu.
yang menemukan damai ketika mempermainkan kata-kata dan bilang Tuhan adalah segala raja di atas dunia.sedangkan tidurpun saya tidak pernah sekalipun berdoa.


saya takut mimpi buruk. Alasannya.


saya adalah kamu.
yang harus lebih bangun pagi dan tidur lebih lambat karna panggilan-panggilan sesat penuh ajakan dengan menghabiskan bukan hanya dengan tequila tapi juga 'short time cinta'.


celup.celup.pulang. 2ribu sisa di tas berubah jadi berlembar-lembar hilang karna panas. Karna halalnya berkurang.


saya adalah kamu.
setelah baca ini. Mari berdoa 'Bapa Kami di dalam surga dimuliakanlah namaMu di atas bumi seperti di dalam surga'.


tapi,
satu hal yang saya lupa.
saya bukan kamu.
saya bukan bumi. Tapi, diatas badan ini. kamu dimuliakan seperti di dalam surga. Amen.






#PuisiRindu



Selasa, 10 Mei 2016

Buon Compleanno Itha

Setahun yang lalu.
Anak ini bukan siapa-siapa.


Tukang ngeluh nomor satu.
Tukang ngeles. Ada aja yang dia lakuin sampai saya geleng-geleng kepala.
karna setahun lalu saya harus mengajarkan dia beberapa menu di tempat kerja yang mungkin jauh berbeda di tempat dulu dia Training dan Daily Worker.


Puspita Ayu.
Jegeg Bali asal Tabanan.
sekarang sudah jadi lebih dari sekedar patner masak-memasak.
dia pendengar yang baik. Tapi, tidak menutup kemungkinan dia juga pemberi solusi yang baik.
anak kecil ini senang manggil nama sendiri dengan Tha, Princess,Puspita jegeg.
ada-ada saja.


tapi,
sekarang saya lebih suka manggil dia 'Kakak' untuk menghormati dan lebih dekat.


Puspita selalu mendengar saya. Apapun itu. Dan terima kasih untuk itu.


happy birthday kakak.
Itha Puspita.
I really wishyou all the best.



Senin, 09 Mei 2016

bodoh. #puisi


Penuh percaya diri.
dia mulai berbohong pada diri sendiri.
karna menjadi baik sudah banyak penipuan.
maka jadi jahat adalah pilihan.


terantuk antuk dia berjalan.
dirantai oleh masa lalu yang kelam.
sudah habis airmatanya menangis.
ia mulai menulis puisi lagi dari buku kecil yang ia dapat dari Rondha.


kebodohan semakin nyata itu mencium keningnya panas.
tempat ia menghabiskan hidupnya telah jadi semu. Tidak lagi baru.
sudah cukup. Ia ingin pergi.
tapi enggan membawanya kembali.


lalu lagu kembali berlalu.
laki-laki menyentuh tungkai kakinya dengan lembut.
penuh kerakusan,seperti orang kelaparan.
tunas beringas diambil bibirnya.
dikecup basah demi untuk mengisi ruang.
yang entah kosong ditinggalkan siapa.
dia lupa.


sungai sungai tubuhnya diraup gila.
tubuhnya bukan lagi miliknya.
terakhir kali ia ingat. Dia lupa.


keras hidupnya adalah klise.
mengepul asap-asap kebosanan dari pembahasan dan topik jika laki-laki akan bertahan bersamanya. Karna ia sendiri bosan dengan hidupnya.
kola.
bertahanlah adinda.
dustanya sudah tertaman dalam
sejak belia.


dia berlari bersembunyi.
tidak lagi Tuan Puteri baik hati.
dari rancu keinginannya untuk terus memasang kebanggan dirinya.
parasnya berubah.
dia terluka. Dia berduka.


ada hal lain.
dia adalah yang digambarkan abstrak teman satu meja minum kopinya.
tapi percayalah.
dia pemeran sempurna di bidangnya.
senyum dan tertawa melukaimu lebih dari sarkas orang yang baru kamu temui kemarin lusa. Karna, ketika semua orang bilang mereka mengenal baik dirinya.
yang ia tahu.
mereka bohong.
karna dia jua belum tau siapa dirinya.
dan enggan menjadi petualang dalam sendiri rimbanya.
pulanglah.
kalian perlu mengenal diri kalian sendiri barulah berkata siapa dia.